Kepala SMA Katolik Sint John Wanokaza Apresiasi Lokakarya Penulisan Puisi Berbasis Tradisi Lisan Sumba

Selebriti 01 Aug 2026 13:41 • 2 min read • 519 views • By Liliana Bawo
Kepala SMA Katolik Sint John Wanokaza Apresiasi Lokakarya Penulisan Puisi Berbasis Tradisi Lisan Sumba
Sumba – Kepala SMA Katolik Sint John Wanokaza, Arnoldus Yansen Ate, S.I.P., M.I.P., Gr., menyampaikan apresiasi kepada Komunitas Seni Sastra Budaya Sumba

Sumba – Kepala SMA Katolik Sint John Wanokaza, Arnoldus Yansen Ate, S.I.P., M.I.P., Gr., menyampaikan apresiasi kepada Komunitas Seni Sastra Budaya Sumba (SSBS) atas undangan yang diberikan kepada sekolahnya untuk berpartisipasi dalam Lokakarya Penulisan Puisi Berbasis Tradisi Lisan Sumba dalam kegiatan Festival Sastra Sumba 2026.
Dalam keterangannya, Arnoldus mengucapkan terima kasih kepada seluruh pengurus dan anggota SSBS yang telah melibatkan SMA Katolik Sint John Wanokaza sebagai salah satu peserta dalam kegiatan tersebut.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada teman-teman Komunitas Seni Sastra Budaya Sumba (SSBS) yang telah mengundang kami sebagai peserta dalam Lokakarya Penulisan Puisi Berbasis Tradisi Lisan Sumba," ujarnya.
Mewakili keluarga besar SMA Katolik Sint John Wanokaza, Arnoldus menegaskan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan lokakarya tersebut. Menurutnya, kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk mengenalkan sekaligus membumikan sastra dalam kehidupan sehari-hari, baik di kalangan peserta didik maupun para guru.
Ia menilai, penguatan literasi sastra berbasis tradisi lokal menjadi bagian penting dalam membentuk karakter generasi muda sekaligus menjaga keberlangsungan warisan budaya Sumba.
Arnoldus juga mengakui bahwa kemampuan peserta didik di sekolahnya masih menghadapi berbagai tantangan jika dibandingkan dengan siswa-siswi di kawasan perkotaan. Meski demikian, ia optimistis setiap anak memiliki peluang yang sama untuk berkembang apabila memperoleh ruang belajar, pendampingan, dan kesempatan yang memadai.
"Kami menyadari bahwa peserta didik kami masih jauh dibandingkan siswa-siswi di kota. Namun, kami memiliki harapan yang sama bahwa setiap proses memiliki hikmah dan menjadi dukungan bagi pendidikan sastra anak-anak didik di wilayah pinggiran. Setidaknya, melalui sastra mental dan karakter mereka akan tumbuh, semakin percaya diri, serta berani tampil di depan umum," tegasnya.
Lebih lanjut, Arnoldus berharap seluruh rangkaian kegiatan lokakarya dapat berlangsung dengan lancar dan memberikan manfaat nyata bagi seluruh peserta. Ia meyakini kegiatan tersebut dapat menjadi titik awal untuk memperkenalkan budaya, tradisi, dan jati diri masyarakat Sumba kepada pada tingkat nasional melalui karya-karya sastra.
"Semoga penyelenggaraan kegiatan ini berjalan dengan baik dan menjadi titik dimulainya upaya menceritakan budaya, tradisi, dan ke-Sumba-an kita kepada dunia," tutup Arnoldus.
Lokakarya Penulisan Puisi Berbasis Tradisi Lisan Sumba dalam Festival Sastra Sumba 2026 oleh Komunitas Seni Sastra Budaya Sumba (SSBS) diharapkan menjadi wadah bagi lahirnya karya-karya sastra yang berakar pada kekayaan tradisi lisan masyarakat Sumba. Dengan semangat "Salam Satu Sumba," kegiatan ini juga diharapkan mampu memperkuat pelestarian budaya lokal sekaligus menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap identitas budaya daerahnya melalui dunia sastra.

Komentar (1)

Anastasia L Kadi
Bondo Tera
01 Aug 2026 18:16

Terima kasih SSBS Sudah mengundang sekolah kami SMA Katolik Sint John WKZ, untuk ikut serta dalam kegiatan Festival Sastra Sumba. Semoga dari Festival Sastra Sumba 2026 lahir penyair-penyair muda yang membanggakan 🙏💪🥰

Recent Articles